Jenis Kain Apa yang Paling Bagus untuk Membuat Masker Kain?

  • Whatsapp
Jenis-Kain-Apa-yang-Paling-Bagus-untuk-Membuat-Masker-Kain
Foto dari custom.co.id

Akibat kelangkaan masker bedah dan harganya yang melambung tinggi, masyarakat disarankan untuk memakai masker kain. Mungkin tidak sedikit dari Anda yang meragukan keefektifan dari masker ini. Dibandingkan masker bedah, masker dari kain memang memiliki tingkat efektifitas yang rendah dalam menangkal virus.

Lalu, kenapa pemerintah merekomendasikan untuk menggunakan masker ini?

Read More

Jawabannya tidak lain karena memakai masker dari kain jauh lebih baik dibandingkan Anda tidak menggunakan apapun. Saat pandemi virus seperti ini, melindungi bagian hidung dan mulut adalah sesuatu hal yang penting mengingat virus corona menyebar melalui droplet atau cairan. Mengenakan masker dari kain tidak lebih efektif dibandingkan memakai masker bedah. Tapi jauh lebih efektif daripada Anda tidak mengenakan penutup apapun.

Untuk membuat pemakain masker lebih efektif, Anda perlu menerapkan protokol kesehatan lainnya, seperti cuci tangan dengan sabun dan air mengalir, menjaga jarak fisik atau physical distancing, tidak berkerumun, menghindari kerumunan, dan keluar rumah hanya jika memang diperlukan. Dengan mematuhi protokol kesehatan lainnya, penggunaan masker kain, baik itu yang polos maupun masker fullprint, akan sama baiknya dengan masker bedah.

Bahan Masker

Membuat masker dari kain tidak boleh sembarangan karena ada beberapa jenis kain yang memiliki kemampuan cukup baik dalam menangkal virus dan ada juga yang tidak. Berikut ini beberapa jenis kain yang disarankan untuk membuat masker.

1. Lap dapur

Yang pertama adalah lap dapur. Ya, lap dapur yang biasa Anda temui dalam bentuk kotak-kotak dan dijual murah ini ternyata memiliki efektifitas yang tinggi dalam menangkal virus. Sulit dipercaya, bukan? Kemampuannya dalam menangkal virus sebesar 73%. Jika dibuat dua layer, kemampuan kain ini meningkat hingga 97%. Sayangnya, kain untuk lap dapur tidak cukup baik untuk membuat Anda bernapas dengan lega.

2. Kain katun campuran

Yang kedua adalah kain katun campuran. Kemampuan kain ini dalam menangkal virus adalah sebesar 70%. Hal tersebut mengartikan bahwa kain ini cukup baik untuk dijadikan bahan masker. Hanya saja, memakai masker yang terbuat dari kain katun campuran membuat Anda cukup sulit bernapas.

3. Linen

Yang ketiga adalah kain linen. Kemampuan yang dimiliki kain ini dalam menangkal virus sebesar adalah sebesar 62%. Meskipun kemampuannya lebih rendah dibandingkan dua jenis kain sebelumnya, menggunakan masker kain dari Linen mampu membuat Anda bernapas lega. Kemudahan untuk bernapas selama memakai masker ini penting untuk diperhatikan karena Anda akan memakainya dalam waktu yang cukup lama.

4. Sarung bantal

Yang keempat adalah sarung bantal. Ada juga jenis bahan sarung bantal yang direkomendasikan, yaitu sarung bantal katun dan sarung bantal antimikroba. Sarung bantal antimikroba mampu menangkal virus hingga 68% sedangkan sarung bantal biasa hanya memiliki kemampuan 57%. Jika dibuat dua layer, kemampuan sarung bantal biasa dalam menangkal virus meningkat hingga 62%.

5. Kaus katun 100%

Yang kelima adalah kaus katun 100%. Faktanya, kaus katun 100% memiliki kemampuan yang lebih rendah daripada kain katun campuran, yaitu 51%. Jika dibuat dua layer, kemampuannya meningkat hingga 71%. Kabar baiknya adalah kain ini sangat nyaman digunakan karena tetap bisa membuat Anda bernapas lega.

Nah, itulah 5 jenis kain yang bagus untuk membuat masker. Ukuran kain yang bagus untuk masker tidak hanya dari diukur dari kemampuannya menangkal partikel virus, namun juga apakah kain tersebut membuat pemakainya tetap bisa bernapas lega. Terutama ketika masker kain atau masker fullprint dibuat menjadi beberapa layer.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *